Timnas U-16 dipulangkan

Timnas U-16 Indonesia Selasa (2/11) sore sudah tiba kembali di Jakarta dari penampilannya di AFC U-16 Championship di Tashkent, Uzbekistan. Setiba di Jakarta, timnas U-16 langsung dibubarkan, para pemain dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing

Timnas U-16 Indonesia yang terdiri dari 23 pemain dan sembilan ofisial tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pukul 15.00 wib. Mereka meninggalkan Tashkent Senin (1/11) malam pukul 22.15 waktu setempat, terbang dengan Uzbekistan Airways melalui Kuala Lumpur, dan tiba di ibukota Malaysia itu pukul 08.30 waktu setempat. Setelah transit beberapa jam di bandara Sepang, rombongan timnas U-16 Indonesia pukul 13.55 melanjutkan penerbangan ke Jakarta dengan MH-721.

Di Bandara Soekaeno-Hatta, Cengkareng, mereka dijemput oleh Ketua Badan Pembinaan & Pengembangan Usia Muda (BPPUM) PSSI Rahim Soekasah dan HM. Chandra Solehan.

Ke-22 pemain timnas U-16 Indonesia adalah Ahmad Rizky Kurniawan-Nursanjaya-Jupriyanto (kiper), Hendriko Kiko Masko-Purwa Putra-Haniel Pagawak-Wanda Syahputra-Dwi Yusuf-Firmansyah Priyatna-Arief Gangsar (belakang), Antoni Putro Nugroho-Ricki Bardes-Robin Bagus-Maldini-Dhomas-Reynaldi Junior-Fakhri Rasyid- Abdul Mutolib (tengah), Hadi Wibowo-Angga Febriyanto-Ricky Alfian-Muhammad Toyib (depan). Ofisial tim, Taufik Dwi Cahyono (manajer), Roni Iswandi (asisten manajer), Mundari Karya (pelatih kepala), Bambang Sukowiyono-Irwansyah-Gatot Prasetyo (asisten pelatih), Dr Roy Indra Kresna (medis), Tatang Sutisna (perlengkapan), dan Asep Saputra (media-officer).

Pada penampilannya di AFC U-16 Championship di Tashkent itu timnas U-16 Indonesia sudah diambang membuat sejarah setelah pada pertandingan keduanya membukukan kemenangan mengesankan 4-1 atas Tajikistan, melalui gol-gol Fakhri Rasyid (11), Antoni Putro Nugroho (47, 59) dan Angga Febriyanto Putra (70). Setelah sebelumnya menyerah 0-3 pada Uzbekista, tim binaan Mundari Karya dkk hanya tinggal membutuhkan hasil seri saat menghadapi Yordania pada penyisihan terakhirnya, Kamis (28/10).

Yordania saat itu baru membukukan nilai dua dari dua permainan imbangnya dengan Tajikistan dan Uzbekistan. Indonesia, yang unggul satu angka, hanya membutuhkan tambahan satu angka untuk meloloskan diri ke babak “8 besar” kejuraan ini untuk pertama kalinya. Sayangnya, Yordania justru berhasil memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut kemenangan melalui gol tunggal Omar Khalil Ismail AL Hasani di menit ke-70.

“Kita memang belum berhasil membuat sejarah, namun penampilan para pemain timnas U-16 Indonesia tetap menuai pujian,” kata pelatih kepala Mundari Karya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s