Arsene Wenger Dipecat ?

Dengan paceklik gelar juara selama enam musim, plus kekalahan memalukan tadi malam dari Manchester United, Arsenal mungkin harus mengganti manajer mereka.

Arsene Wenger dalam sorotan sejak musim lalu, dan situasi ini tak bisa dilepaskan dari performa Arsenal yang angin-anginan.

Untuk tim sekelas Arsenal, gelar adalah hal yang harus didapat. Dan disitulah kekurangan Arsenal dalam enam musim terakhir. Padahal di musim lalu peluang The Gunners untuk bisa mendapatkan gelar juara sangat terbuka.

Bagaimana tidak, di empat kompetisi yang diikuti, Arsenal berada di posisi yang bagus. Namun semuanya jadi berantakan ketika Arsenal gagal di kesempatan pertama mengusung gelar juara.

Di final Piala Liga musim lalu, Arsenal takluk dari Birmingham City, tim yang kemudian terdegradasi di akhir musim. Kegagalan itu langsung menular di kompetisi lain dan masa paceklik gelar juara Arsenal pun secara otomatis diperpanjang.

Tak pelak Wenger pun langsung jadi sorotan. Pasalnya janji untuk mempersembahkan gelar juara tak juga terpenuhi.

Selain itu, Wenger kerap dipertanyakan dalam kebijakan transfer pemain baru. Dia lebih senang mendatangkan pemain muda usia dengan bakat luar biasa, tapi tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk menjadi juara. Situasi itu juga yang akhirnya membuat Wenger semakin dikecam, ternasuk oleh fans mereka sendiri.

Dan puncaknya (bisa dikatakan demikian) adalah di musim ini. Sejumlah pemain bintang Arsenal dilepas ke klub lain dengan kompensasi besar. Cesc Fabregas dilepas ke Barcelona dengan nilai transfer mencapai 45 juta euro, sementara Samir Nasri dilego ke Manchester City, juga dengan jumlah uang yang menumpuk.

Namun, hasil dari penjualan dua pemain tersebut, dan juga pemain lain, sejauh ini tidak dimaksimalkan Wenger untuk mendapatkan pemain pengganti dengan kualitas sepadan, atau malah lebih baik. Dalihnya, belum ada pemain yang tepat untuk didatangkan ke Arsenal.

Apa pun itu, Arsenal kini sudah menjelma menjadi tim seadanya. Dan label itu terlihat jelas kala Arsenal dipermak Manchester United 8-2 di Old Trafford tadi malam. Bahkan Sir Alex Ferguson sampai terkesima mengapa Arsenal bisa kalah dengan skor yang luar biasa itu.

Dan kembali Wenger menjadi sorotan. Pelatih berjuluk The Professor itu dinilai sudah tak lagi memiliki kreativitas dalam meramu strategi dan komposisi pemain, bahkan kehilangan ketajaman mendatangkan pemain berkaliber bintang untuk The Gunners.

Wenger memang sudah banyak menolong Arsenal di masa silam, dengan beragam gelar yang dihasilkan. Tapi kelas Arsenal tak bisa dipertaruhkan dengan kejayaan masa silam. Dengan performa yang sekarang ini, mungkin sudah waktunya manajer asal Prancis itu memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mengangkat kembali pamor Arsenal.

Kekalahan 8-2 dari Manchester United langsung menuai reaksi dari sejumlah pemain masa lalu Arsenal. David Seaman dan Paul Merson mengecam habis-habisan.

Seaman misalnya, yang menilai Arsenal sama sekali kalah kelas dari United. Tapi dia juga tidak setuju jika Arsene Wenger dinilai sebagai orang paling bertanggung jawab atas kekalahan tersebut.

“Ketika dulu saya masih bermain untuk Arsenal, kami berharap untuk bisa memenangi tropi, dan sekarang ini sama sekali tidak bagus,” tulis Seaman di akun Twitter-nya.

“Jangan salahkan semuanya kepada manajer, SIKAP harus juga berubah,” tandasnya lagi.

Merson juga mengkritik performa skuad Wenger. Tapi manajer asal Prancis itu juga mendapat kecaman karena dinilai tak memiliki cukup strategi untuk bisa, setidaknya, mengimbangi United.

“Ada tim lain yang lebih lemah, dengan bakat yang tak lebih baik dari Arsenal, yang akan datang ke Old Trafford musim ini dan mereka masih bisa membuat kesulitan dari yang dilakukan mereka hari ini,” papar Merson.

“Anda harus memiliki taktik, tidak hanya rencana utama, tapi juga cadangan. Apa yang diputuskan Wenger tidak cukup baik. Anda tak bisa menurunkan pemain sepanjang waktu dan hanya mengatakan keluar dan bermainlah dengan gaya Arsenal, hal itu jadi tak adil bagi pemain.”

Menurunkan pemain muda dan kurang berpengalaman juga menjadi sorotan Merson.

“Jangan menurunkan pemain seperti itu di lapangan dan membuat mereka seperti kambing yang siap dibantai, hal itu tak cukup bagus. Apa sih yang dipikirkannya? Saya tak bercanda, tapi ada tim League Two yang datang ke sini Sabtu depan dan mungkin akan lebih menyulitkan United ketimbang mereka,” kecamnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s