Cara Bicara dengan Kekasih Usai Bertengkar

LEWAT pertengkaran, masing-masing pihak ingin menciptakan hubungan asmara yang lebih baik ke depannya. Agar pertengkaran tidak merusak hubungan, ajaklah kekasih bicara secepatnya.

Lantas, bagaimana caranya mendekati kekasih lagi setelah Anda belum lama ini bertengkar hebat

  •  Mulai lebih dulu. Di luar siapa yang salah, agar suasana panas cepat mereda, ada baiknya Anda mulai lebih dulu. Jika Anda yang salah, minta maaf dengan tulus. Sebaliknya jika kekasih yang salah, jangan minta maaf, tapi katakan bahwa Anda mencintai dia dan ingin lebih baik lagi ke depannya.
  •  Simak apa yang dia katakan. Dia mungkin masih merasa marah dan kecewa, tapi penting bagi hubungan ini agar kekasih mengeluarkan rasa frustasi yang ada. Hindari menyela kekasih, sekarang bukan saatnya beragumentasi.
  •  Berikan kekasih waktu sendiri. Jika dia masih marah soal pertengkaran yang terjadi, biarkan dia tenang dulu. Coba mendekati kekasih saat dia masih marah akan berujung sia-sia, atau bahkan memulai konflik baru.
  •  Jika dia tidak mau bicara atau menerima kata maaf Anda, bangun dan tinggalkan ruangan. Memaksa dia bicara justru akan memanaskan suasana. Biarkan dia tahu, Anda siap bicara kapan saja begitu kekasih siap. Setelah dia bisa berpikir logis, dekati dia dan bicara dengan tenang untuk mencapai kesepakatan.

Sebuah survei unik mengungkapkan bahwa dalam setahun psangan akan beradu mulut sebanyak 312 kali. Dan Kamis Malam menjadi waktu terbanyak pertengkaran tersebut terjadi.

Survei yang melibatkan 3.000 orang dewasa ini juga mengungkapkan, perempuan cenderung lebih frustrasi karena kebiasaan buruk pasangan. Sementara pria cenderung tak tahan dengan perdebatan berulang dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan.

Keluhan yang paling sering muncul di antaranya mengenai kehabisan tisu gulung di toilet, lampu yang tidak dimatikan setelah digunakan, dan kebiasaan tidak menutup toilet. Dapur juga menjadi sumber konflik bagi pasangan yang dipicu oleh masalah kebersihan dapur.

Kebiasaan kecil yang buruk di mata pasangan ini menjadi isu besar pemicu perpisahan. Satu dari lima pasangan di Inggris mempertimbangkan untuk berpisah karena berbagai perdebatan kecil yang berulang ini. Studi tersebut juga menunjukkan delapan dari 10 orang mengaku lebih sering bersih-bersih daripada harus menerima omelan. Satu dari empat orang yang disurvei mengaku omelan membuat pasangan mengubah perilakunya.

Berikut pemicu adu mulut yang paling sering terjadi pada pasangan:

  1. Tempat cuci piring yang jorok.
  2. Toilet yang jorok atau bernoda.
  3. Salah satu sering menggonta-ganti saluran televisi.
  4. Kebiasaan lupa mengganti tisu toilet.
  5. Kebiasaan tidak menutup toilet.
  6. Kebiasaan tidak mematikan lampu.
  7. Kebiasaan meninggalkan piring atau gelas kotor sembarangan.
  8. Kebiasaan meninggalkan handuk basah di lantai atau tempat tidur.
  9. Kebiasaan menimbun barang.
  10. Kebiasaan tidak menyiram toilet.

Menurut survei, pria mengaku terganggu dengan kebiasaan pasangannya seperti ini:

  1. Terlalu lama bersolek.
  2. Mengeluhkan pekerjaan.
  3. Tidak mematikan lampu.
  4. Rambut yang bertebaran.
  5. Menimbun barang.
  6. Tempat sampah yang kepenuhan.
  7. Meninggalkan tisu bekas sembarangan.
  8. Kebiasaan meninggalkan piring atau gelas kotor sembarangan.
  9. Gonta-ganti saluran televisi.
  10. Menonton sinetron.

Juru bicara penyelenggara survei Nick Elson mengatakan, pekerjaan cenderung menjadi pemicu pertengkaran pasangan. Padahal, katanya, seseorang bisa menenangkan diri di kamar mandi setelah seharian bekerja untuk menghindari berbagai perselisihan dengan pasangan. Meski daftar cukup panjang, Elson meyakini selalu ada solusi yang bisa dilakukan pasangan dalam mengatasinya.

“Pasangan bisa membangun kebiasaan baru, dengan lebih sering bersih-bersih sebelum pergi untuk mengurangi barang yang berantakan,” sarannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s