Kiper Dida Cetak Gol, AC Milan Glorie Sikat Indonesia Legend

AC Milan Glorie tampil menghibur dalam laga amal di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta ketika menggasak Indonesia All-Stars Legend 5-1, Minggu (4/6) malam WIB.

Walau sebagian besar sudah tergolong veteran, performa Milan Glorie jauh lebih menghibur. Aksi individu yang bagus diperlihatkan mantan bintang-bintang Rossoneri. Paling menarik di laga ini adalah tampilnya kiper Nelson Dida sebagai striker di babak kedua.

Selain Serginho yang melesakkan empat gol, bintang di pertandingan ini adalah Dida. Penjaga gawang Milan itu mencetak satu gol, dan memberikan satu assist bagi gol Serginho.

Milan Glorie sudah unggul lebih dulu ketika laga berjalan 11 menit. Gol berawal dari tendangan Christian Lantignotti yang dibloj Hendro Kartiko. Bola muntah disambar Serginho yang berdiri bebas.

Serginho pun menggandakan keunggulan Milan Glorie pada menit ke-21 setelah menyambut umpan Lantignotti dari sektor kiri pertahanan Indonesia Legend.

Tertinggal dua gol, Indonesia Legend berusaha bangkit. Selang dua menit kemudian, Rochi Putiray menciptakan peluang, tapi tendangannya masih melebar dari mistar gawang Dida.

Pada menit ke-41, peluang diperoleh Milan Glorie, tapi tendangannya bisa diblok Hendro. Serginho pun mencetak hat-trick tiga menit berselang setelah menerima umpan matang dari Alessandro Costacurta. Babak pertama ditutup dengan skor 3-0 untuk keunggulan Milan Glorie.

Di babak kedua, Milan Glorie melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk diantaranya Dida yang ditempatkan sebagai striker. Dida pun mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-61 setelah menerima umpan Daniele Massaro.

Selang sembilan menit kemudian, Dida kembali memberikan andil dalam keunggulan Milan Glorie. Umpan Dida kepada Serginho berhasil diselesaikan dengan baik, sehingga mengubah papan skor menjadi 5-0.

Indonesia Legend mendapatkan peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan ketika wasit Jimmy Napitupulu menunjuk hadiah penalti pada menit ke-75, menyusul pelanggaran Roque Junior kepada Rochi.

Ponaryo Astaman yang dipercaya sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik, karena bola tendangannya diblok Massimo Taibi. Bola liar kemudian disambut Rochi, tapi Taibi mampu mengantisipasinya.

Upaya Indonesia Legend untuk memperkecil ketertinggalan terwujud empat menit menjelang pertandingan berakhir. Umpan Kurniawan Dwi Julianto diselesaikan Ricky Yacobi dengan baik. Laga ditutup dengan skor 5-1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s